LAMPUNG – Puspakara.metrouniv.ac.id (20/08/2026), Komitmen terhadap transformasi digital pendidikan tinggi terus diwujudkan melalui inovasi pengembangan sistem informasi. Kepala Pusat Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran (PUSPAKARA) Universitas Islam Negeri (UIN) Jurai Siwo Lampung, Dr. Kisno, M.Pd., bersama tim mengembangkan SIMKARA (Sistem Informasi Manajemen Kurikulum dan Pembelajaran), sebuah aplikasi yang dirancang untuk mendukung pengelolaan kurikulum, perencanaan pembelajaran, serta penyusunan dan dokumentasi perangkat pembelajaran secara digital.
Pengembangan aplikasi ini merupakan bagian dari upaya menjawab kebutuhan dosen dan program studi dalam mengelola aktivitas akademik secara lebih efektif, efisien, sistematis, dan terintegrasi. SIMKARA diharapkan dapat menjadi instrumen pendukung implementasi kurikulum, peningkatan mutu pembelajaran, serta penguatan dokumentasi akademik di lingkungan perguruan tinggi.
Menurut Dr. Kisno, pengembangan teknologi harus selalu berorientasi pada kebutuhan dan manfaat nyata bagi penggunanya.
“Aplikasi berbasis teknologi dikembangkan untuk dimanfaatkan sesuai peruntukannya, memberikan kemudahan bagi penggunanya dan kesempatan meningkatkan pembelajaran bagi semua,” ungkap Dr. Kisno.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pengembangan SIMKARA tidak semata-mata berorientasi pada digitalisasi administrasi, tetapi juga pada penciptaan kemudahan, peningkatan kualitas proses pembelajaran, dan perluasan kesempatan bagi sivitas akademika untuk memanfaatkan teknologi secara produktif.
Dikembangkan melalui Proses yang Sistematis dan Bertahap
Dalam pengembangannya, Dr. Kisno didampingi dua anggota tim, yakni Dr. Suryadi dan Muhamad Brilliant, M.T.I. Ketiganya mengembangkan SIMKARA melalui serangkaian tahapan yang panjang dan sistematis, dengan mempertimbangkan kebutuhan pengguna, karakteristik kurikulum, serta tuntutan penjaminan mutu pendidikan tinggi.

Proses pengembangan dimulai dari analisis kebutuhan, kajian terhadap instrumen akreditasi, penyusunan blueprint atau cetak biru aplikasi, pendampingan kurikulum, hingga penerjemahan dokumen kurikulum ke dalam perangkat pembelajaran yang lebih operasional.
Tahapan berikutnya meliputi evaluasi, diskusi kelompok terarah atau Focus Group Discussion (FGD), uji coba perorangan (one-to-one), uji coba terbatas, dan uji coba skala besar. Setelah melalui rangkaian pengembangan dan pengujian tersebut, SIMKARA diarahkan menuju tahap difusi inovasi agar pemanfaatannya dapat diperluas sesuai dengan kebutuhan institusi. Rancangan ini dibangun dari 2024 hingga Finish dan Louncing pada tahun 2026 tepat saat pembelajaran semester ganjil dipersiapkan. Sistem ini dibangun sebagai bentuk kepedulian untuk penerjemahan dokumen kurikulum OBE yang telah disusun dan dikembangkan pada tahun 2025.
Rangkaian tahapan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan SIMKARA dilakukan melalui proses yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek teknis aplikasi, tetapi juga pada kesesuaian sistem dengan kebutuhan akademik, kemudahan penggunaan, dan kebermanfaatannya dalam mendukung pengelolaan pembelajaran.
Koordinasi dengan Pimpinan Universitas untuk Memastikan Ketepatan Sasaran
Dalam setiap tahapan pengembangan, tim SIMKARA senantiasa berkoordinasi dengan pimpinan perguruan tinggi, mulai dari Rektor, Wakil Rektor, hingga pihak-pihak terkait lainnya. Koordinasi ini dilakukan untuk memastikan bahwa aplikasi yang dikembangkan selaras dengan arah kebijakan institusi, kebutuhan pengelolaan akademik, serta agenda peningkatan mutu pendidikan tinggi.
Keterlibatan pimpinan dan pemangku kepentingan menjadi aspek penting dalam pengembangan inovasi digital di lingkungan perguruan tinggi. Melalui komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan, pengembangan aplikasi diharapkan tidak berjalan secara parsial, tetapi menjadi bagian dari strategi institusi dalam membangun tata kelola kurikulum dan pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Pendekatan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara pengembang teknologi, pengelola kurikulum, pimpinan universitas, dan pengguna dalam menghasilkan produk yang tepat sasaran dan berkelanjutan.
Mempermudah Penyusunan Perangkat Pembelajaran dan Mendukung Akreditasi
SIMKARA dirancang untuk membantu dosen dalam menyusun dan mendokumentasikan berbagai perangkat pembelajaran, seperti Rencana Pembelajaran Semester (RPS), buku ajar, modul ajar, serta perangkat pendukung pembelajaran lainnya.
Melalui sistem ini, dokumen kurikulum dapat diterjemahkan menjadi rancangan pembelajaran yang lebih operasional dan terstruktur. Hal tersebut penting untuk menjaga keterhubungan antara arah kurikulum, capaian pembelajaran, materi perkuliahan, strategi pembelajaran, dan sistem penilaian.
Selain mendukung aktivitas pembelajaran, SIMKARA juga memiliki relevansi dengan pelaksanaan sistem penjaminan mutu dan akreditasi. Dokumentasi perangkat pembelajaran yang tersusun secara sistematis dapat membantu program studi dan perguruan tinggi dalam menyiapkan bukti pelaksanaan proses akademik untuk kebutuhan akreditasi, baik pada tingkat program studi maupun institusi.
Dalam konteks penerapan Outcome-Based Education (OBE), aplikasi ini diharapkan turut mendukung pengelolaan pembelajaran yang berorientasi pada capaian, sehingga perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran dapat terdokumentasi secara lebih terarah.
Hasil Uji Coba Menunjukkan Kelayakan dan Efektivitas
Sebagai bagian dari proses pengembangan, SIMKARA telah diujicobakan pada empat fakultas dan Pascasarjana di lingkungan UIN Jurai Siwo Lampung. Berdasarkan hasil uji coba yang disampaikan oleh tim pengembang, aplikasi ini menunjukkan hasil yang sangat layak dan efektif untuk mendukung kebutuhan pengelolaan perangkat pembelajaran.
Kebermanfaatan aplikasi dirasakan oleh dosen pada berbagai program studi, terutama dalam membantu penyusunan, pengelolaan, dan dokumentasi perangkat pembelajaran. Hasil tersebut menjadi masukan penting bagi tim untuk melanjutkan pengembangan sekaligus menyempurnakan aplikasi berdasarkan kebutuhan nyata pengguna.
Uji coba ini juga menjadi bagian dari upaya memastikan bahwa SIMKARA tidak hanya berfungsi sebagai produk teknologi, tetapi mampu memberikan dukungan praktis bagi pelaksanaan tugas akademik dosen dan penguatan tata kelola pembelajaran di perguruan tinggi.
Menuju Difusi Inovasi dan Pembelajaran yang Berdampak
Ke depan, pengembangan SIMKARA akan terus dilanjutkan melalui penyempurnaan fitur, penguatan fungsi, dan perluasan pemanfaatan sesuai kebutuhan institusi. Tahap difusi inovasi menjadi langkah penting agar manfaat aplikasi dapat menjangkau lebih banyak pengguna serta mendukung transformasi digital pembelajaran secara berkelanjutan.
Bagi PUSPAKARA, SIMKARA merupakan salah satu ikhtiar strategis dalam mengintegrasikan pengembangan kurikulum, pemanfaatan teknologi, dan penjaminan mutu pendidikan tinggi. Inovasi ini diharapkan dapat membangun budaya kerja akademik yang lebih efektif, memperkuat dokumentasi pembelajaran, serta membantu dosen memusatkan perhatian pada peningkatan kualitas proses belajar mahasiswa.
Pengembangan SIMKARA sekaligus menjadi wujud kolaborasi antara keahlian pengembangan kurikulum dan teknologi informasi dalam merespons tantangan pendidikan tinggi di era digital.
Melalui inovasi yang terus disempurnakan, Dr. Kisno bersama Dr. Suryadi dan Muhamad Brilliant, M.T.I., berupaya menghadirkan sistem informasi yang tidak hanya memudahkan pekerjaan akademik, tetapi juga berkontribusi terhadap penguatan mutu pembelajaran dan tata kelola institusi.

SIMKARA diharapkan menjadi salah satu langkah nyata UIN Jurai Siwo Lampung dalam membangun ekosistem pembelajaran digital yang terintegrasi, berorientasi pada mutu, dan memberikan dampak nyata bagi dosen, mahasiswa, program studi, serta perguruan tinggi secara keseluruhan.