Metro, Kamis (21/05/2026). Dalam upaya mengimplementasikan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah (ESy) Semester 6 Kelas DEFG Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Jusila melaksanakan proyek kolaboratif pada mata kuliah Islam dan Ekonomi Kreatif. Kegiatan ini dipandu langsung oleh dosen pengampu, Hotman, sebagai bentuk pembelajaran aplikatif yang mengintegrasikan teori, kreativitas, dan nilai-nilai keislaman dalam pengembangan lingkungan akademik.

Proyek implementasi kurikulum OBE tersebut diwujudkan melalui kegiatan desain interior pada ruang Lembaga Penjaminan Mutu serta penataan eksterior di lingkungan FEBI UIN Jusila. Kegiatan ini bertujuan menciptakan ruang akademik yang lebih nyaman, estetis, inovatif, dan representatif bagi civitas akademika.

Melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek (project-based learning), mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep ekonomi kreatif secara teoritis, tetapi juga mengimplementasikan kemampuan analisis, kreativitas desain, kerja sama tim, serta tanggung jawab sosial dalam lingkungan kampus. Implementasi ini menjadi bagian penting dari pencapaian learning outcomes pada mata kuliah Islam dan Ekonomi Kreatif, khususnya dalam membangun jiwa inovatif dan produktif berbasis nilai-nilai Islam.

Kegiatan tersebut diawali dengan proses observasi lapangan dan identifikasi kebutuhan ruang di lingkungan FEBI UIN Jusila. Mahasiswa melakukan diskusi kelompok untuk menyusun konsep desain yang tidak hanya mengedepankan nilai estetika, tetapi juga memperhatikan aspek fungsi, kenyamanan, efisiensi ruang, dan identitas kelembagaan. Dari proses ini, mahasiswa belajar bagaimana menerapkan pola pikir kreatif dan solutif dalam menjawab kebutuhan nyata di lingkungan pendidikan tinggi.
Selain menjadi media pembelajaran, proyek ini juga diarahkan untuk menumbuhkan budaya kolaboratif dan semangat inovasi di kalangan mahasiswa. Setiap kelompok diberikan tanggung jawab untuk menyusun konsep, menentukan desain visual, hingga melakukan implementasi secara langsung di lapangan. Dengan demikian, mahasiswa memperoleh pengalaman praktis yang relevan dengan tantangan dunia kerja dan industri kreatif berbasis syariah.

Implementasi proyek berbasis OBE ini sekaligus menunjukkan bahwa pembelajaran ekonomi syariah tidak hanya terbatas pada aspek teoritis dan finansial, tetapi juga mampu bersentuhan dengan sektor ekonomi kreatif yang memiliki nilai tambah sosial dan estetika. Pendekatan seperti ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi lulusan Prodi ESy agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman serta mampu menghadirkan inovasi yang berorientasi pada kemaslahatan.

Hotman menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata transformasi pembelajaran di perguruan tinggi yang tidak lagi berfokus pada teori semata, tetapi juga pada hasil dan dampak nyata bagi lingkungan sekitar.

“Kurikulum OBE menuntut mahasiswa untuk menghasilkan karya dan kontribusi nyata. Karena itu, melalui mata kuliah Islam dan Ekonomi Kreatif, mahasiswa kami dorong untuk menghadirkan inovasi yang bermanfaat, baik secara estetika, sosial, maupun akademik,” ujarnya.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari berbagai pihak di lingkungan FEBI UIN Jusila karena dinilai mampu memperkuat budaya akademik kreatif serta meningkatkan kepedulian mahasiswa terhadap pengembangan fasilitas kampus.

Dengan adanya proyek tersebut, mahasiswa Prodi ESy Semester 6 Kelas DEFG diharapkan mampu menjadi generasi akademisi dan praktisi ekonomi syariah yang adaptif, kreatif, serta mampu mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan pengembangan ekonomi kreatif dan pembangunan lingkungan pendidikan yang berkelanjutan.